Ruang budaya Sosso-Bala di Nyagassola

Sosso-Bala adalah alat musik keramat suku Mandingo (Guinea) yang telah menjadi wakil kebudayaan Mandingo sejak zaman Kekaisaran Mali di abad ke-13. Sosso-Bala adalah sejenis instrumen tabuh balafon yang dimiliki keluarga Dökala di desa Nyagassola, Guinea. Sewaktu ada peristiwa penting, Sosso-Bala dimainkan oleh kepala keluarga yang disebut Balatigui. Tugas mengajar cara memainkan Sosso-Bala juga merupakan tanggung jawab Balatigui. Musik yang dimainkan merupakan pengiring lagu berisi syair kepahlawanan tentang ksatria Kekaisaran Mali dan tokoh terkenal seperti Soundiata Keita dan Soumaoro Kantè.

Balafon_children_burkina_faso Balafon_Jamie 1024px-Gyil SoussousGuiembeBalafon Balafon 800px-Balafoon

Iklan
Dipublikasi di Musik | Tag , , | Meninggalkan komentar

Warisan budaya lisan dan manifestasi budaya suku Zápara

Suku Zápara merupakan sebutan untuk orang yang tinggal di Hutan hujan Amazon (Ekuador dan Peru) dan dipercaya sebagai penghuni tertua di Amazon. Di antara kebudayaan lisan suku Zápara terdapat pemahaman yang mengagumkan tentang kehidupan alam di hutan hujan, serta praktek kesenian dan kepercayaan mitologis yang rumit.

group braz-yano-fw-32_gallery_large

Amazon-Rainforest-CC-sara-and-tzunky-2011 Amazon-Rainforest-Acai-Berry-Protection Peru_amazon_rainforest_1 Amazon_Rainforest_NWC Amazon Rainforest 10738469735_96d37fbb19_b images11

Suku Xingu

suku-xingu-hutan-amazon-1 xingu2 02 49-suku-pedalaman-di-brasil-ikuti-kompetisi-olahraga-tradisional-014-isn

Dipublikasi di Bahasa | Tag , , | Meninggalkan komentar

Persaudaraan musik Kongo

Ruang budaya La Cofradía de los Congos del Espítu Santo di Villa Mella di Republik Dominika

La Cofradía de los Congos del Espítu Santo (Persaudaraan musik Kongo untuk Roh Kudus) adalah kelompok musisi spesialis perkusi yang disebut conga. Kelompok musisi ini merupakan ikatan persaudaraan di antara anggota yang berasal wilayah Kongo, Afrika. Anggotanya percaya pada dewi laut/kematian bernama dewi Calunga yang mengalami sinkretisme dengan Roh Kudus di kota Villa Mella. Kelompok ini bermain musik yang disebut Congo pada perayaan keagamaan yang disebut Procesión del Espíritu Santo (prosesi Roh Kudus), serta ritual selamatan yang diadakan sembilan hari, satu tahun, dan tiga tahun setelah seseorang wafat.[3]. Kelompok musik ini sudah ada sejak abad ke-16 dan telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kebudayaan Dominika.

A pair of congas

Front: A pair of congas.
Back: A pair of bongos.

A pair of Latin Percussion conga drums

Dipublikasi di Musik | Tag | Meninggalkan komentar

Musik trompet masyarakat Tagbana

Gbofe dari Afounkaha, musik trompet masyarakat Tagbana Pantai Gading

Gbofe adalah nama sejenis trompet yang dipegang secara diagonal, sekaligus nama pertunjukan tari dan nyanyi dengan iringan alat musik Gbofe yang dibawakan orang Tagbana. Dalam pertunjukan ditampilkan 6 trompet Gbofe yang panjangnya berbeda-beda plus perkusi. Gbofe dimainkan untuk memeriahkan berbagai upacara dan ritual.

The Gbofe dari Afounkaha adalah bentuk musik yang dilakukan dalam komunitas Tagbana di acara-acara sosial yang besar. Kelompok orkestra termasuk penari dan penyanyi, dua drum dan enam terompet melintang. Lagu-lagu memuji kepala suku dan tokoh masyarakat, tetapi juga bertindak sebagai kritik sosial dan mengeksplorasi tema cinta, kematian dan rasa syukur melalui peribahasa, perumpamaan atau komentar . Anak-anak belajar Gbofe langsung dari orang tua mereka dan praktisi yang berpengalaman, meskipun saat ini ada beberapa praktisi baru.

Gbofe-ultimate-copie 00166-BIG 00391-BIG Execution_de_pas_de_danse

Gbofe telah menghilang di banyak daerah di Pantai Gading karena perang, industrialisasi dan urbanisasi. Hari ini tradisi ini berada dalam bahaya karena ada orang-orang muda lebih sedikit tertarik dalam menjaga kelesariannya

Dipublikasi di Musik | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Opera Kunqu

Opera Kunqu mungkin merupakan bentuk tertua Opera Tiongkok yang berasal dari Dinasti Ming di abad ke-14 hingga abad ke-17. Opera menampilkan dua pemeran utama (pria dan wanita), serta dibantu aktor yang berperan sebagai orang tua dan sejumlah pemeran tokoh komikal. Pertunjukan berupa tari dan nyanyi yang diiringi alat musik tiup, alat musik gesek, dan perkusi. Berbeda dari opera Beijing, opera Kunqu tidak menggunakan dialog, melainkan hanya nyanyian dibawakan dengan memadukan teknik falseto bercampur vokal natural

Kunqu (崑曲; pinyin: Kūnqǔ; Wade-Giles: k’un-ch’ü), also known as Kunju (崑劇), Kun opera or Kunqu Opera, is one of the oldest extant forms of Chinese opera. It evolved from the Kunshan melody, and dominated Chinese theatre from the 16th to the 18th centuries. The style originated in the Wu cultural area. It is listed as one of the Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity by UNESCO since 2001.

Kun Qu Opera dikembangkan di bawah dinasti Ming (empat belas ke abad ketujuh belas) di kota Kunshan, terletak di wilayah Suzhou di tenggara Cina. Dengan akarnya dalam teater populer, perbendaharaan lagu berevolusi menjadi bentuk teater besar. Kun Qu adalah salah satu bentuk tertua dari opera Cina masih dilakukan hari ini.

8

1

2

3

4

5

6

7

Hal ini ditandai dengan struktur yang dinamis dan melodi (kunqiang) dan potongan klasik seperti Peony Pavilion dan Hall of Longevity. Ini menggabungkan lagu dan resital serta sistem yang kompleks teknik koreografi, akrobat dan gerakan simbolik. Opera ini memiliki memimpin laki-laki muda, seorang pemeran utama wanita, seorang pria tua dan berbagai peran komik, semua mengenakan kostum tradisional. Kun Qu lagu yang disertai dengan seruling bambu, drum kecil, kentungan kayu, gong dan simbal, semua digunakan untuk menekankan tindakan dan emosi di atas panggung. Terkenal untuk keahlian pola ritmis nya (Changqiang), Kun Qu opera telah memiliki pengaruh yang cukup besar atau bentuk baru lebih dari opera Cina, seperti Sichuan atau Beijing opera.

Opera ini telah mengalami penurunan bertahap sejak abad kedelapan belas karena pengetahuan teknis tingkat tinggi itu juga memerlukan dari para penonton. Dari 400 arias teratur dinyanyikan dalam pertunjukan opera pada pertengahan abad kedua puluh, hanya beberapa lusin terus dilakukan. The Kun Qu opera selamat melalui upaya penikmat berdedikasi dan berbagai pendukung yang berusaha untuk menarik minat generasi baru pemain.

Pekinguniversitykunqu4.jpg

Kunqu - Dan.jpg

A Kunqu performer’s portrayal of Hu Sanniang

Dipublikasi di Musik, Tari | Tag , | Meninggalkan komentar

Karnaval Oruro

Oruro adalah situs upacara di Bolivia dari zaman pra-Colombus yang ditemukan kembali oleh orang Spanyol pada tahun 1606.

Situs upacara Oruro adalah bekas tempat dilangsungkannya festival Ito yang tetap dilangsungkan walaupun sudah dilarang penjajah Spanyol di abad ke-17. Dewa-dewa Andes diberi peran baru sebagai santo sehingga festival Ito bisa disamarkan sebagai perayaan agama Kristen. Festival Ito dikaitkan dengan perayaan Natal dan dirayakan tanggal 2 Februari bersamaan dengan Misa Lilin (Candlemas). Karnaval Oruro sekarang menjadi festival tahunan sebelum Pra-Paskah dan berlangsung selama 10 hari. Atraksi terpenting adalah entrada, berupa arak-arakan sepanjang 4 kilometer yang berlangsung selama 20 jam berturut-turut, diikuti 28.000 penari dan 10.000 pemusik

Oruro-12 KONICA MINOLTA DIGITAL CAMERA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 0 girl-on-carnaval-oruro images images1 Karnaval Oruro

Dipublikasi di Perayaan | Tag , | Meninggalkan komentar

Budaya lisan Gelede

Gelede adalah festival tahunan yang merayakan jasa kaum ibu, wanita yang sudah sepuh, dan leluhur wanita di kalangan suku Yoruba.

Gelede mask from the Yoruba people of Nigeria. Held at the Birmingham Museum of Art

This Gelede Mask, in the permanent collection of the Brooklyn Museum, is probably one of the earliest of its kind to have entered an American collection.

Gelede Body Mask

Gelede mask

Festival dimeriahkan laki-laki yang menyamar sebagai leluhur wanita dengan mengenakan kostum wanita berikut ganjalan di bagian dada dan pantat, serta tutup kepala (topeng) yang dipakai di atas kepala.[1] Perayaan dimeriahkan tari dan musik yang mengambil unsur-unsur tradisional musik Yoruba, termasuk tabuhan perkusi yang rumit dan nyanyian. Festival Gelede didahului upacara Efe yang diadakan pada malam sebelum festival.

lagos carnival 2

lagos-carnival-03

gelededancer

gelede

gelede1gelede_dancer2

gelede2

gelede3

gelede4

gelede5

Negara Benin bersama Nigeria dan Togo

Dipublikasi di Perayaan | Tag , , | Meninggalkan komentar